Followers

Anak Bayi Sendiri di Umpankan Ke Mulut Buaya

Hello Blogger Mania... Jumpa Lagi?? Kali Ini Saya Akan Menampilkan Artikel Berjudul :Anak Bayi Sendiri di Umpankan Ke Mulut Buaya , Langsung saja ya, Daripada Kelamaan Dan Bikin Bete..

Bila Anda tidak faham dan mengerti mungkin langsung akan menilai apa yang dilakukan laki-laki ini sangatlah sadis, betapa tidak bayi anaknya sendiri darah dagingnya di timang timang di depan mulut buaya yang lapar, wah ngeri sekali bukan, salah salah bisa termakan sungguhan. Namun itulah bagian dari sebuah ritual masyarakat keturunan Afrika yang berada di Karachi Pakistan.

Bayi anak kandung sendiri diayun ayun di depanbuaya 
kelaparan


Bayi anak kandung sendiri diayun ayun di depanbuaya kelaparan

Mereka bernama komunitas penganut aliran Sheedi yang menganggap buaya sebagai hewan yang suci dan mempu membawa berkah bagi  rejeki serta kesejahteraan manusia. Menurut Daily Mail yang dikutip ruanghati.com menyebutkan bahwa masyarakat Sheedi sangat yakin buaya tidak akan memangsa anak mereka karna buaya adalah hewan suci.

Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan 
Afrika-Pakistan di Karachi

Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan Afrika-Pakistan di Karachi
Buaya yang ada di komplek kuil umat Sheedi di Karachi tersebut bila mati akan dimakamkan sebagaimana manusia, baik tata cara dan ritualnya, karena keistimewaan hewan reptil tersebut.

Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan 
Afrika-Pakistan di Karachi

Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan Afrika-Pakistan di Karachi
sumber

 Begitulah isi Artikel : Anak Bayi Sendiri di Umpankan Ke Mulut Buaya, semoga bermanfa'at,menambah wawasan dan yang belum tahu menjadi tahu. Salam Hormat

Anak Bayi Sendiri di Umpankan Ke Mulut Buaya
Anda sedang membaca artikel Anak Bayi Sendiri di Umpankan Ke Mulut Buaya dengan url : http://sigithermawan12.blogspot.com/2010/08/anak-bayi-sendiri-di-umpankan-ke-mulut.html
Dapatkan Artikel Terbaru Gratis!! Masukan Email Kamu Disini :
Terima Kasih
Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment

budayakan berkomentar sopan dan edukatif...

Baca Juga

 
Tahukah Kamu »