Techno »

LIRIK LAGU »

Download »

Followers

Showing posts sorted by relevance for query hewan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query hewan. Sort by date Show all posts

10 Hewan herbivora yang paling berbahaya

Sebagian besar orang menganggap bahwa hewan-hewan pemakan daging atau karnivora adalah hewan yang sangat berbahaya, karena memang begitulah adanya. Banyak hewan-hewan pemakan daging atau Karnivora yang kedapatan mencelakakan atau bahkan membunuh manusia seperti Hiu, Singa, Harimau, Buaya, dan lain-lain. Tapi bukan tak berarti bahwa hewan Herbivora atau hewan pemakan daging bukan hewan yang berbahaya.

layaknya hewan-hewan karnivora, hewan herbivora juga terkadang bisa sangat berbahaya, mereka bisa menjadi sangat liar dan buas saat keadaan yang terdesak seperti saat diserang atau saat anak-anak mereka diganggu. Disini kami akan memberikan daftar 10 hewan herbivora paling berbahaya, artikel ini semata kami buat untuk menyadarkan manusia bahwa hewan-hewan herbivora juga bisa menjadi sangat berbahaya.

Berikut adalah daftar 10 hewan herbivora paling berbahaya:

1. Gelada Baboon

Gelada Baboon adalah salah satu primata berbadan besar yang berasal dari daerah Afrika Timur terutama dari daerah Eithiopia, makanan mereka terdiri dari rumput dan daun. Gelada baboon terbiasa hidup damai bersama kelompoknya, namun saat salah satu anak atau anggota kelompoknya merasa terancam, maka mereka akan segera menyerang secara membabi-buta dengan gigi tajam dan cakar mereka, tak peduli itu manusia atau hewan lain yang lebih besar dan buas.

2. Bison Amerika

Bison adalah salah satu hewan ternak liar yang berasal dari Amerika, berat seekor bison bisa mencapai 1 ton. Mereka akan sangat berbahaya jika Anda menunjukkan tanda-tanda menyakiti anak-anak mereka atau jika Anda memasukkan wilayah mereka, dengan senjata utama mereka yang berupa tanduk kuat, mereka akan menyerang musuhnya secara membabi-buta dan secara serempak.

3. Gorila

Gorila memiliki lengan besar dan gigi taring mereka yang tajam bak pisau. Mereka dapat berjalan lebih cepat daripada manusia, seekor gorila yang jengkel dapat membunuh Anda dalam waktu beberapa detik hanya dengan menggigit anda serta mancabik-cabik kulit dan daging anda.

4. Kasuari

Burung kasuari adalah salah satu spesies burung terbesar di wilayah Papua new Guinea dan Australia, burung Vegetarian yang biasanya sangat gemar dengan wortel dan pepaya ini memang tak memiliki paruh yang cukup tajam, namun tendangan kakinya sangta mematikan, perpaduan ketajaman cakar dan tenaga tendanganya mungkin cukup untuk membawa anda ke rumah sakit hanya dengan satu tendangan.

5. Badak

Hampir semua orang di dunia sepakat bahwa binatang yang satu ini adalah salah satu spesies paling berbahay di dunia. hewan Herbivora ini sangat kuat dan sangat besar, larinya pun sangat cepat, saat merasa terancam, badak ini akan menyerang musuhnya dengan cara menyeruduknya dengan keras, dan bisa dipastikan nasib sang musuh jika terkena tubrukan badanya secara mutlak.

6. Babi Hutan

Walaupun hewan ini bukan termasuk herbivora sejati (di saat terdesak, hewan ini bisa memakan daging), namun kami tetap memasukanya ke dalam daftar. babi hitan atau sering lazim disebut dengan Celeng mempunyai ukuran yang besar, Mereka dapat mencapai berat lebih dari 250 kilogram. Gigi-gigi tajamnya sanggup menembus kulit dan merobek kulit anda.

7. Cape Buffalo

Cape Buffalo termasuk vegetarian paling berbahaya di Afrika. tanduk mereka yang panjang dan tajam serta bobot tubuh mereka yang bisa mencapai setengah ton membuat hewan ini sangat ditakuti oleh pemburu. mereka bisa menyerang dengan brutal dan yang terburuk adalah mereka kadang menyerang secara bergerombol.

8. Gajah

Gajah biasanya dianggap sebagai hewan yang damai dan bersahabat, geraknya yang lambat makin menambah kesan lemah. Namun jika mereka sudah jengkel, maka kemarahan mereka akan sulit untuk dihentikan, kita bisa dilempar menggunakan belalainya, ditusuk dengan gadingnya, serta kemungkina terburuknya adalah diinjak dengan kakinya yang besar sampai tubuh kita remuk dan hancur.

9. White Lipped Peccary

Hewan yang hampir menyerupai babi hutan ini adalah hewan khas Amerika Selatan dan Meksiko, hewan ini memiliki gigi yang sangat tajam, sama seperti babi hutan, Gigi-gigi tajam mereka juga sanggup menembus kulit dan merobek kulit anda.

10. Kuda nil

Dikenal sebagai hewan yang sangat gendut, hewan ini sangat jarang dianggap berbahaya, namun saat ada ancaman yang mengancam anggota keluarganya atau ada individu lain yang melewati area kekuasanya, mereka tak segan-segan untuk menantang duel tak peduli itu buaya sekalipun. Dengan gigi gigi besarnya dan mulutnya yang bisa menganya hampir seuukuran tubuhnya, Kuda nil bisa menjadi pembunuh yang kejam.

sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2010/07/10-hewan-herbivora-yang-paling.html

10 Hewan Herbivora yang Paling Berbahaya

Sebagian besar orang menganggap bahwa hewan-hewan pemakan daging atau karnivora adalah hewan yang sangat berbahaya, karena memang begitulah adanya. Banyak hewan-hewan pemakan daging atau Karnivora yang kedapatan mencelakakan atau bahkan membunuh manusia seperti Hiu, Singa, Harimau, Buaya, dan lain-lain. Tapi bukan tak berarti bahwa hewan Herbivora atau hewan pemakan daging bukan hewan yang berbahaya.

layaknya hewan-hewan karnivora, hewan herbivora juga terkadang bisa sangat berbahaya, mereka bisa menjadi sangat liar dan buas saat keadaan yang terdesak seperti saat diserang atau saat anak-anak mereka diganggu. Disini kami akan memberikan daftar 10 hewan herbivora paling berbahaya, artikel ini semata kami buat untuk menyadarkan manusia bahwa hewan-hewan herbivora juga bisa menjadi sangat berbahaya.

Berikut adalah daftar 10 hewan herbivora paling berbahaya:

1. Gelada Baboon

Gelada Baboon adalah salah satu primata berbadan besar yang berasal dari daerah Afrika Timur terutama dari daerah Eithiopia, makanan mereka terdiri dari rumput dan daun. Gelada baboon terbiasa hidup damai bersama kelompoknya, namun saat salah satu anak atau anggota kelompoknya merasa terancam, maka mereka akan segera menyerang secara membabi-buta dengan gigi tajam dan cakar mereka, tak peduli itu manusia atau hewan lain yang lebih besar dan buas.

2. Bison Amerika

Bison adalah salah satu hewan ternak liar yang berasal dari Amerika, berat seekor bison bisa mencapai 1 ton. Mereka akan sangat berbahaya jika Anda menunjukkan tanda-tanda menyakiti anak-anak mereka atau jika Anda memasukkan wilayah mereka, dengan senjata utama mereka yang berupa tanduk kuat, mereka akan menyerang musuhnya secara membabi-buta dan secara serempak.

3. Gorila

Gorila memiliki lengan besar dan gigi taring mereka yang tajam bak pisau. Mereka dapat berjalan lebih cepat daripada manusia, seekor gorila yang jengkel dapat membunuh Anda dalam waktu beberapa detik hanya dengan menggigit anda serta mancabik-cabik kulit dan daging anda.

4. Kasuari

Burung kasuari adalah salah satu spesies burung terbesar di wilayah Papua new Guinea dan Australia, burung Vegetarian yang biasanya sangat gemar dengan wortel dan pepaya ini memang tak memiliki paruh yang cukup tajam, namun tendangan kakinya sangta mematikan, perpaduan ketajaman cakar dan tenaga tendanganya mungkin cukup untuk membawa anda ke rumah sakit hanya dengan satu tendangan.

5. Badak

Hampir semua orang di dunia sepakat bahwa binatang yang satu ini adalah salah satu spesies paling berbahay di dunia. hewan Herbivora ini sangat kuat dan sangat besar, larinya pun sangat cepat, saat merasa terancam, badak ini akan menyerang musuhnya dengan cara menyeruduknya dengan keras, dan bisa dipastikan nasib sang musuh jika terkena tubrukan badanya secara mutlak.

6. Babi Hutan

Walaupun hewan ini bukan termasuk herbivora sejati (di saat terdesak, hewan ini bisa memakan daging), namun kami tetap memasukanya ke dalam daftar. babi hitan atau sering lazim disebut dengan Celeng mempunyai ukuran yang besar, Mereka dapat mencapai berat lebih dari 250 kilogram. Gigi-gigi tajamnya sanggup menembus kulit dan merobek kulit anda.

7. Cape Buffalo

Cape Buffalo termasuk vegetarian paling berbahaya di Afrika. tanduk mereka yang panjang dan tajam serta bobot tubuh mereka yang bisa mencapai setengah ton membuat hewan ini sangat ditakuti oleh pemburu. mereka bisa menyerang dengan brutal dan yang terburuk adalah mereka kadang menyerang secara bergerombol.

8. Gajah

Gajah biasanya dianggap sebagai hewan yang damai dan bersahabat, geraknya yang lambat makin menambah kesan lemah. Namun jika mereka sudah jengkel, maka kemarahan mereka akan sulit untuk dihentikan, kita bisa dilempar menggunakan belalainya, ditusuk dengan gadingnya, serta kemungkina terburuknya adalah diinjak dengan kakinya yang besar sampai tubuh kita remuk dan hancur.

9. White Lipped Peccary

Hewan yang hampir menyerupai babi hutan ini adalah hewan khas Amerika Selatan dan Meksiko, hewan ini memiliki gigi yang sangat tajam, sama seperti babi hutan, Gigi-gigi tajam mereka juga sanggup menembus kulit dan merobek kulit anda.

10. Kuda nil

Dikenal sebagai hewan yang sangat gendut, hewan ini sangat jarang dianggap berbahaya, namun saat ada ancaman yang mengancam anggota keluarganya atau ada individu lain yang melewati area kekuasanya, mereka tak segan-segan untuk menantang duel tak peduli itu buaya sekalipun. Dengan gigi gigi besarnya dan mulutnya yang bisa menganya hampir seuukuran tubuhnya, Kuda nil bisa menjadi pembunuh yang kejam.

sumber: http://www.blogger.com/feeds/1832902781186979449/posts/default/3701461620341953501

Hibernasi, Mati Suri Dalam Dunia Hewan

Kala musim dingin tiba, beberapa spesies tiba-tiba "menghilang". Bersembunyi dalam tempat perlindungan yang hangat. Mereka tampak seakan mati, nyaris tidak bergerak sama sekali. Ini adalah fase yang dikenal dalam kerajaan hewan sebagai hibernasi.
Hibernasi kurang lebih berarti tidur yang teramat nyenyak (deep sleep). Namun berbeda dengan makna tidur pada manusia. Maksudnya suatu periode “tidur” yang ditandai dengan menurunnya kinerja metabolisme dan temperatur tubuh.
Pada saat hewan berhibernasi, ia tak akan tergangu oleh suara gaduh, ribut, atau hiruk pikuk apa pun. Ia benar-benar “mematikan” semua indera pendengaran dan hampir tidak merespon lingkungan sekitar kecuali yang berkaitan dengan suhu.
Bahkan dalam hibernasi yang sesungguh, hewan tidak akan terganggu ketika Anda (yang mungkin iseng) mengangkat, memindah menyentuh dan merabanya. Walau untuk melukiskan fase hibernasi sering digunakan kata “tidur”, kenyataannya hibernasi sangat berbeda dengan tidur yang umum dikenal.
Bukankah saat tidur (atau tertidur) hewan masih terlihat sesekali menggerakkan anggota tubuhnya, otaknya juga masih aktif bekerja, dan bisa merespon lingkungan bahkan terbangun dengan cepat. Namun saat berhibernasi, hewan sama sekali tak bergerak dan membutuhkan tahapan dan waktu yang lama untuk bisa kembali bergerak secara normal.
Hibernasi bagi hewan adalah suatu masa untuk benar-benar mengistirahatkan seluruh organ tubuhnya. Ia tidak makan atau minum kecuali tidur sepulas-pulasnya sampai berhari-hari berminggu, bahkan hitungan bulan. Karena itulah bagi hewan-hewan yang akan berhibernasi, ia lebih dulu menggemukkan dirinya pada musim gugur.


Timbunan lemak sangat dibutuhkan untuk menyokong proses hibernasi.

Cadangan lemak ini akan menjamin tubuh mendapat pasokan makanan, minuman dan nutrisi yang diperlukan. Maka sebelum memasuki fase hibernasi pada musim dingin, hewan-hewan itu terlihat sangat getol mencari makanan dan berubah menjadi lebih rakus dari biasanya.
http://aaaaahhhhshark.files.wordpress.com/2009/09/badger21.jpg
Perilaku rakus mendadak selama satu musim ini memang harus dilakukannya. Sebab selama hibernasi ia tak akan bergeming sedikitpun. Dan penimbunan lemak adalah satu-satunya cara untuk menjamin pasokan energi tubuh tetap tercukupi dalam waktu lama. Hal ini menyebabkan hewan yang baru saja usai berhibernasi akan tetap kuat , sama dengan saat ia sebelum berhibernasi.
Kebiasaan lain menjelang berhibernasi, hewan-hewan itu terlihat giat menggali lubang perlindungan, membangun sarang yang nyaman. Pokoknya tempat berhibernasi itu haruslah benar-benar aman, sedikit hangat, dan terlindungi dari pemangsa dan musuhnya. Masing-masing “bunker” dibuat sesuai dengan spesies masing-masing.

Hibernasi Sejati

Hibernasi ini sebenarnya proses adaptasi hewan terhadapa perubahan cuaca dan daratan di habitatnya. Ia harus bisa siap melalui musin dingin, saat mangsa dan sumber makanan memang sangat minim dan nyaris tidak ada.
Hibernasi adalah semacam taktik dan strategi hewan untuk menyiasati suhu udara yang sangat dingin. Sebab saat ia mulai berhibernasi maka temperatur tubuhnya akan turun sampai setengah suhu tubuh normal. Contohnya: jika suhu tubuh rata-rata manusia adalah 360C, maka saat berhibernasi suhu tubuh akan menjadi sekitar 150C.
Ketika suhu tubuhnya sudah turun, frekuensi bernafasnya pun menjadi lebih lambat Inilah istimewanya hibernasi. Walau pun banyak orang yang tak asing dengan istikah hibernasi, namun sering terjadi salah tafsir pemaknaan terhadapnya.
Jika ditanya hewan apa yang berhibernasi, maka hampir semua orang akan menjawab BERUANG! Jawaban ini tidak sepenuhnya benar. Karena beruang sebenarnya bukanlah berhibernasi tetapi hanya melaklukan torpor yaitu tidur panjang sementara.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNM6sVO5oWYqdZ8g315aV22ubPVBTluTI4FV6q0cM8ekcO3yizel3urd5oEiEv1qHiS3qyB6Lj_Jic37XBiBbakO_FssuZLgdsnmZHMckcONLbaLFX9UUkVKMe5DjdSgrTAxacJls3h-8/s320/PolarBears_02a-Mom_N_Baby-Sleeping%5B1%5D.jpg
Artinya ia masih bisa merespon lingkungan sekitar dan sebagian inderanya masih aktif bekerja mendeteksi perubahan lingkungan sekitarnya saat “berhibernasi”.
Sesungguhnya jika tidak sedang torpor, beruang melakukan dormansi (dormancy) saat musim dingin tiba. Para ahli membuktikan bahwa fase tidur panjang beruang di musim dinginmemang mirip dengan hibernasi, tetapi ketika suhu tubuhnya diukur, hanya terjadi penurunan suhu tubuh yang sedikit saja.
Sementara hewan yang berhibernasi sesungguhnya mengalami penurunan suhu tubuh yang drastis. Karena itu saat torpor, beruang bisa terganggu dengan suara atau sentuhan, dan gawatnya akan merasa kesal dan marah karena tidurnya tergangu.
Ia bisa bangun dengan cepat dan langsung bangkit dengan gerakan cepat pula. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan saat hewan melakukan hibernasi yang sesungguhnya.

Hewan Hibernator

Dalam klasifikasi berdasarkan berbagai hasil penelitian zoologi, hewan (berdarah panas atau dingin) yang benar-benar berhibernasi meliputi hampir semua jenis hewan. Namun pembedaan hewan berdarah panas dan hewan berdarah dingin akan mempermudah identifikasi.
Hibernator (hewan yang berhibernasi) dari kelompok hewan berdarah panas adalah spesies badger, hedgehog, kelelawar, elang Nightwaks, ras tupai-tupaian, anjing padang rumput, hamster dan beberapa spesies khusus beruang dan swift.
http://img.metro.co.uk/i/pix/2008/04/HedgehogBNPS_450x300.jpg
http://static.howstuffworks.com/gif/bat-1.jpg
http://www.dailypets.co.uk/wp-content/uploads/2007/09/hamster1.jpg

Sementara dari kelompok hewan berdarah dingin tercatat jenis lebah, cacing tanah, kodok dan katak, kadsal-kadalan, kura-kura lumpur, keong, dan ular.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-UIWtP55FaER5mUtfAz-cC4IpwMTFOUGxn6NvhhvC6lG37zccM4wL42IDL-ckhi9ubZj6I-YXmT0frYq3rKwXl11O0RDdjKbjdeLDvvi6s_VFviOS9g8KIpTRlIwqiOBg4HVw5Srpzn_i/s400/lebah+madu+001
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikh2KZsDDJH6Xsi7_lVlrd4SbZAwYYKHBkEsOnjzt2R68dEwzG3rHz-qN7wPT-4LU39W7VZWXWrV_uJ-gGf4ky8DnpXWx5vN4v4AZkREtHJJLW6NwWOg3e_lmZPHO3F-denMCnEdyfgTKo/s400/KATAK.gif
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWCdYz1MxnGWCaWxHmvNOQ_glBCiAAZwTV4iaHgTtdLC-EUd1-X4tNKIVqf-ZFGsXhXynA6Wfm09FzS06o6Vu2ICPee_2VTWmCKZZ4VEsqTzCZtxyX5BRlvoIFG4WEvanxf7_oeh3J0qxX/s1600/indian-star-1kecil.jpg
Fase hibernasi ini memang bagian yang unik dari dunia hewan. Maka jika kebetulan menjumpai hewan yang terlihat seperti mati di dalam lubang perlindungannya, mungkin saja ia berhibernasi atau hanya sekadar dormansi.
Sialnya, jika Anda salah sangka dan mengusik hewan yang sedang tertidur pulas itu, bisa saja (akibat keterkejutannya) Anda akan diserang dengan ganas!

sumber: http://all-mistery.blogspot.com/2010/02/hibernasi-mati-suri-dalam-dunia-hewan.html

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius


Di dunia ini banyak sekali ditemukan makhluk-makhluk aneh dan misterius yang membuat penasaran tak hanya kalangan ilmuwan, tapi juga orang awam, untuk melihat, mempelajari, dan memahaminya. Namun tak jarang, karena kemunculan makhluk-makhluk itu sangat langka sehingga hanya dapat dilihat segelintir orang, atau karena sangat berbahaya, makhluk-makhluk ini akhirnya hanya menjadi pelengkap literatur mata kuliah atau hanya menjadi legenda yang dituturkan dari mulut ke mulut. Berikut 13 saja dari makhluk-makhluk aneh dan misterius itu yang datanya dicomot dari berbagai sumber.

1. Ahool

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini berbentuk seperti kelelawar, berkepala seperti monyet, bermata besar serta hitam, dan tubuhnya berbulu abu-abu gelap. Tubuhnya dapat sebesar anak berumur satu tahun dengan bentangan sayap dapat mencapai 10 kaki (3 meter). Hewan ini pertama kali dilihat oleh Dr.Ernest Bartels pada 1925 ketika sedang menyusuri Gunung Salak, Jawa Barat. Saat itu Ernest sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung itu, dan mendadak saja seekor kelelawar raksasa menukik di atas kepalanya.

Pada tahun 1927, sekitar pukul 11:30 malam, ketika Ernest Bartels berbaring di tempat tidurnya dalam pondok dekat sungai Tjidjengkol, Jawa Barat, dia mendengar suara aneh dari atas pondoknya. Suara itu berbunyi "Ahool ... Ahool ...". Ernest mengambil obor dan memeriksa ke asal suara, dan melihat kelelawar raksasa yang dia lihat pada 1925. Itu sebabnya hewan ini disebut Ahool.

2. Agogwe


Makhluk ini pertama kali diketahui keberadaannya pada sekitar 1900 oleh Kapten William Hitchens, namun baru disampaikan ke publik pada 1937. William menemukan makhluk ini di Afrika Timur. Menurut dia, Agogwe berbentuk seperti manusia dan berjalan dengan kaki, namun bertubuh kecil seperti kurcaci, serta berbulu kemerahan di sekujur tubuhnya. William menyebut, Agogwe yang ia lihat menyerupai seorang laki-laki, namun hanya setinggi 4 kaki. Pada 1938, seorang pria bernama Cuthbert Burgoyne juga melihat Agogwe di Afrika Timur. Ada teori yang menyebutkan, kalau Agogwe mungkin termasuk spesies gracile australopithecine, salah satu spesies primata yang pernah berdiam di Afrika, namun telah punah sejak ribuan tahun lalu.

3. Srigala Andean

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini pun jarang sekali dapat dilihat, namun diketahui kerap berkeliaran di sekitar Laut Arktik dan di Amerika Utara. Hewan ini unik, karena hanya jenis ini satu-satunya dalam spesies anjing atau srigala yang tidak berbulu, sehingga kulitnya licin. Namun lucunya, di kepala dan ekor binatang ini justru tumbuh bulu berwarna kuning.

4. Kucing Rubah

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini ditemukan sekelompok ilmuan yang tergabung dalam World Wild Fund (WWF) pada 2003 saat tengah melakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan, namun baru dipublikasikan pada 2005. Hewan ini mirip rubah, tapi berkulit merah, dan berukuran lebih besar dari kucing. Yang menarik, binatang ini juga memiliki sepasang kaki belakang yang lebih panjang dari kaki depannya, dan memiliki ekor berotot yang panjang. Begitu dipublikasikan, dunia langsung heboh dan media memberitakannya sebagai temuan terpenting dalam satu abad terakhir, karena temuan spesies baru yang terakhir terjadi pada 1895 ketika di belantara Kalimantan ilmuwan juga menemukan seekor karnivora jenis musang luwak yang diberi nama melogale everetti atau borneo ferret badger.

5. Harimau Tasmania


Hewan bernama latin Thylacinus cynocephalus ini merupakan hewan marsupial karnivora modern terbesar yang pernah diketahui. Dianggap sebagai harimau, karena punggungnya bercorak belang seperti umumnya harimau. Namun ada pula yang menyebutnya srigala, karena bentuk kepalanya memang mirip srigala. Hewan yang hidup di benua Australia dan pulau Papua ini dinyatakan telah punah pada abad 20. Di Australia, hewan ini punah ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa ke benua kangguru itu, namun sempat bertahan di pulau Tasmania bersama sejumlah spesies endemik lainnya, termasuk setan Tasmania. Itu sebabanya di belakang namanya ada tambahan kata Tasmania. Fosil yang ditemukan dari spesies binatang ini mengindikasikan kalau dia hidup sekitar zaman Miosen.

6. Tsuchinoko

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini dilaporkan terlihat di beberapa daerah di Jepang, kecuali Hokkaido dan Kepulauan Ryukku. Bahkan nama tsuchinoko berasal dari bahasa penduduk daerah Kansai yang meliputi Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku yang berarti 'hewan'. Di daerah Kanto, hewan ini disebut bachihebi. Tsuchinoko berbentuk seperti ular, namun berperut gendut seperti botol atu pin boling, dan berekor kecil mirip ekor tikus. Namun hingga kini keberadaan hewan itu belum pernah bisa dibuktikan (cryptid), dan juga belum pernah berhasil ditangkap. Diduga, ini terjadi karena selain yang melihatnya merasa takut, juga hewan ini langsung melarikan diri bila ada yang melihatnya. Beberapa pemerintah daerah di Jepang pernah mengiming-imingi uang hingga 100 juta Yen bagi siapa saja yang dapat menangkap hewan ini, namun tak ada hasilnya.

7. Yeti


Serupa dengan Bigfoot, muncul di wilayah Himalaya. Bagi warga sekitar hutan di wilayah pegunungan itu, makhluk ini adalah penjaga hutan, dan tidak boleh diburu. Yeti atau Manusia Salju yang Menakutkan adalah sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umummnya digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal juga menyebutnya bonmanche yang berarti manusia liar atau kanchanjuga rachyyas yang berarti iblis kanchanjunga.

8. Mongolian Death Worm 

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini hidup di Gurun Gobi, dan sangat ditakuti bangsa Mongolia. Meski termasuk jenis cacing, hewan ini bisa memiliki panjang hingga 1,2 meter, bertubuh seperti ular, gemuk, berwarna merah, dan mampu membunuh mangsanya, termasuk manusia, dengan cepat dan dari jarak jauh. Dalam legenda Mongol disebutkan, jika akan menyerang mangsanya, binatang ini akan mengangkat sebagian tubuhnya, dan kemudian membuka mulutnya lebar-lebar, dan menyemburkan racun mematikan yang membuat mangsanya tewas. Setelah itu, sang mangsa dimakan. Bangsa Mongol menyebut hewan ini dengan allghoi khorkoi yang berarti cacing usus, karena jika dilihat sepintas, cacing raksasa ini memang seperti usus. Meski menamakan hewan ini dengan Mongolian Death Warm, para ilmuwan yakin, hewan ini bukan jenis cacing, karena cacing takkan tahan hidup di gurun yang panas, kering, dan tandus. Mereka yakin, hewan ini sejenis ular berbisa, namun hipotesa ini pun belum dapat dibuktikan keakuratannya.

9. Ogopogo


Monster laut yang serupa dengan Nessie di danau Loch Ness. Bedanya Ogopogo ditemukan di danau Okanagan, Kanada. Topik pembicaraan mengenai eksistensi makhluk misterius ini sudah terdengar sejak 1850, dimana pada awal tahun itu untuk pertamakalinya Ogopogo menampakkan dirinya kepada para wisatawan dan penduduk setempat.

Para saksi mata yang melihatnya menuturkan, makhluk ini berperawakan besar, berwarna gelap dan memiliki bentuk tubuh yang panjang. Dia muncul dari dasar danau ke permukaan air, lalu berenang ke tengah. Hewan ini muncul cukup lama, sehingga yang melihatnya dapat mengamati sosok dan prilakunya, sebelum akhirnya kembali menyelam ke dasar danau. Semula, mereka menduga yang mereka lihat adalah ular, namun kemudian mereka sadar, yang mereka lihat adalah makhluk lain yang berbeda, yang akhirnya disebut Ogopogo.

10. Mokele-Mbembe

10 Hewan Aneh yang Masih Mesterius

Hewan ini ada dalam legenda masyarakat Kongo, Afrika, yang tinggal di sepanjang aliran sungai. Bahkan nama mokele-mbembe berasal dari bahasa Lingala, bahasa salah satu suku setempat, yang berarti "sesuatu yang menahan aliran sungai". Sesuai namanya, hewan ini memang berdiam di sekitar sungai. Bahkan orang barat mengibaratkan hewan ini seperti monster yang hidup di Danau Loch Ness.

Mokele-mbembe bertubuh seperti gajah, namun berleher panjang. Ekor dan kepala makhluk ini kecil, dan tubuhnya berwarna coklat abu-abu, sehingga ada yang mendeskripsikannya mirip hewan sauropoda yang telah punah. Hewan ini memakan tanaman berukuran besar, dan menurut legenda, hewan ini biasanya mencari makanan di belokan sungai. Masyarakat Desa Boha, salah satu desa di Kongo, menganggap makhluk ini sebagai mahkluk tak berwujud, meski meyakini keberadaannya. 

sumber: terselubung

8 hewan pra sejarah yang paling terkenal

Inilah dia 8 hewan pra sejarah yang paling terkenal…


1. Triceratops
Nama : Triceratops
Panjang : 9 m, tinggi 3 m
Massa : 12 ton
Zaman : Akhir Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan : Tumbuh-tumbuhan

Triceratops berarti muka bertanduk tiga dalam bahasa Yunani. Hewan ini memiliki cula sepanjang 1 m sebanyak 2 buah di atas matanya, dan satu lagi lebih pendek dibagian atas hidungnya. Hal yang paling membedakan hewan ini dari hewan yang lain adalah tulang tengkoraknya yang mampu berkembang sepanjang 2m, hampir sepertiga panjang tubuhnya. Fosil hewan ini ditemukan di Benua Amerika. Hewan ini diperkirakan tidak berkelompok dan individual. Tanduknya berfungsi sebagai kedudukannya terhadap triceratops lain seperti halnya rusa saat ini (courtship). Hewan ini menjadi objek penelitian yang cukup banyak digemari oleh para ilmuwan karena banyaknya fosil yang ditemukan.

Intermezo:
Selain fosil hewn ini banyak ditemukan, hewan ini terkenal karena ke-eksotisannya, bentuk fisik yang unik dan terkesan “friendly” bagi masyarakat membuatnya menjadi ikon hewan prasejarah yang digemari anak-anak.
(Gimana ga eksotis?yang bercula satu aja diburu besar-besaran, apalagi bercula tiga?)

2. Mammoth
Nama: Mammoth (Mammuthus primigenius)
Panjang: 5 meter (hingga bahu)
Massa: 12 ton
Zaman: Pliosen (4,8 jt tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan (biasanya yang berupa pohon)

Mammoth merupakan nenek moyang hewan yang kita kenal dengan nama gajah, dan memiliki gading sepanjang 3,3 m yang digunakan saat berkelahi ataupun menakuti musuh. Fosil mammoth sering ditemukan dalam kondisi yang masih baik karena kondisi suhu yang sangat rendah. Habitat mammoth adalah daerah-daerah balkan (Rusia, Siberia, dan sekitarnya). Mammoth sering juga disebut woolled elephant atau gajah berbulu tebal karena bulu yang melindungi tubuhnya (yg mampu membuatnya bertahan di suhu yang ekstrim).

3. Velociraptor
Nama: Velociraptor
Panjang: 2 m, (tinggi tubuh saat berdiri 1 m)
Massa: 50 kg
Zaman: Akhir Cretaeceous
Makan: Hewan-hewan yang berukuran lebih kecil dari ukuran tubuhnya

Velociraptor berarti pencuri berkecepatan tinggi (speedy thief). Memiliki 30 gigi yang panjang dan tajam, paruh yang datar, dan leher membentuk seperti huruf “s”. Bergerak dengan kedua tungkai (kaki) nya yang kuat, dan berukuran kecil, hewan ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan cheetah. Akan tetapi, raptor seringkali berburu dalam kelompok yang terdiri dari 3-10 ekor raptor. Ciri khas lain dari raptor (selain kedua tungkainya yang kuat) adalah kapasitas otaknya yang diperkirakan memiliki kemampuan yang sama dengan simpanse (mampu berkomunikasi dengan sesama raptor melalui suara-suara yang spesifik). Kecepatan larinya mencapai 40 mil per jam. Fosil Velociraptor ditemukan di Rusia, Mongolia, dan China.

4. Pterodactyl
Nama: Pterodactyl (Pterosaurus)
Panjang: tubuh saat berdiri 3m, bentangan sayap mencapai 10m
Massa: -
Zaman: Trias (65,5 juta tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan dan hewan-hewan kecil seperti ular dan ikan

Pterodactyl berasal dari bahasa Yunani yang berarti kadal yang bersayap (winged lizard). Hewan ini terkenal dengan paruhnya yang panjang dan bentangan sayapnya yang lebar (mencapai lebih dari 10 m). Peneliti dari Ohio University menemukan ada satu bagian otak yang membedakan hewan ini dengan hewan vertebrata lainnya. Flocculi. Proporsi flocculi didalam otak pterosaurus mencapai 7,5%, dan rata-rata vertebrata hanya memiliki 1-2% flocculi didalam otaknya. Flocculi ini menyebabkan penglihatan pterosaurus menjadi jauh lebih baik. Namun proporsi yang besar ini lebih disebabkan oleh bentangan sayapnya yang lebar, karena selain berhubungan dengan otot mata, flocculi juga berhubungan erat dengan kerja syaraf sensorik.

5. Smilodon
Nama: Smilodon (Long-teeth cats)
Panjang: -
Massa: 55-300 kg
Zaman: Megantereon (2,5 juta-500.000 tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan (bison, rusa,dll.)

Smilodon atau yang dikenal dengan sebutan sabre-tooth cat berasal dari bahasa Yunani yang artinya gigi pahat, ditemukan di Benua Amerika. Ciri khas dari hewan ini adalah gigi taring atas yang panjang (17 cm). Smilodon berburu dalam kelompok seperti halnya singa saat ini. Akan tetapi, kelompok tersebut tidak didominasi oleh pejantan, karena ukuran tubuhnya yang sama dengan betina. Gigi taring yang panjang tersebut tidak digunakan untuk memikat pasangan, jadi kehidupan sosial hewan ini belum banyak diketahui. Smilodon memiliki tubuh yang lebih menyerupai beruang karena bulunya menyerupai beruang, dan bagian perut yang lebar dan pendek.

6. Temnodontosaurus
Nama: Temnodontosaurus
Panjang: 9 m
Massa: 15 ton
Zaman: Awal Jura (196 juta tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan ikan-ikan kecil

Temnodontosaurus merupakan pemangsa bawah laut yang memiliki stamina berenang yang menakjubkan, yang membuatnya mampu berenang hingga ke dasar laut untuk mencari mangsa. Fosilnya ditemukan di Perairan Inggris dan Jerman. Ciri khas dari hewan ini adalah matanya yang besar, 20 cm. Hewan ini mirip dengan lumba-lumba saat ini, karena paruhnya yang panjang dan sirip yang datar.

7. Tyrannosaurus
Nama: Tyrannosaurus rex
Panjang: 12 m, tinggi 6 m
Massa: 7,5 ton
Zaman: Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan

Tyrannosaurus rex dalam bahsa yunani berarti raja kadal yang kejam. Sama seperti raptor, T-rex bertungkai dua, leher menyerupai huruf “s”, dan memiliki ekor sebagai penyeimbang gerakannya. T-rex memiliki tulang tengkorak yang besar (1,5 m) yang dikelilingi jaringan-jaringan otot yang kuat sehingga membuatnya mampu dengan mudah mengunyah mangsanya. Hewan ini ditemukan di Benua Amerika dan Benua Asia (Tarbosaurus). Lengan hewan ini terbilang cukup kecil, hanya sepanjang 1 m dan belum ditemukan fungsi sebenarnya dari lengan ini. Penelitian terbaru (April 2008) mengatakan bahwa T-rex memiliki kekerabatan dengan bangsa unggas, aligator, dan burung unta. Walaupun tubuhnya cukup besar, T-rex memiliki otot-otot yang banyak yang memungkinkannya berlari dengan kecepatan 40-70 km/h. Kemampuan lain dari hewan ini adalah mampu mencium bebauan dari jarak yang jauh yang mampu dibandingkan dengan burung pemakan bangkai saat ini. Hingga saat ini masih menjadi perdebatan apakah T-rex sebenarnya pemakan bangkai atau hewan yang berburu.

8. Coelacanth
Nama: Coelacanth (Latimeria chalumnae)
Panjang: 2 m
Massa: 80 kg
Zaman: Devonian pertengahan (410 jt tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan Ikan-ikan kecil

Coelacanth yg berasal dari bahasa Yunani yg berarti hollow spine (duri/tulang punggung yang berlekuk) diperkirakan sudah punah semenjak zaman cretaceous. Namun penemuan mengejutkan terus berdatangan seiring ditemukannya hewan ini di perairan Tanzania, Madagascar, Kenya, dan Indonesia, tepatnya Taman Laut Nasional Bunaken (mantab bro!). Walaupun hewan ini mati setelah ditangkap nelayan, diyakini hewan ini masih ada dan hidup di perairan dalam (>700 m). Coelacanth termasuk salah satu fosil hidup karena nyaris tidak mengalami perubahan secara signifikan pada fisik hewan ini dari masa ke masa.

sumber: kaskus.us
 
Tahukah Kamu »