Techno »

LIRIK LAGU »

Download »

Followers

Showing posts with label Ramadhan 2012. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan 2012. Show all posts

Masjid Biru Soekarno dikelilingi simbol komunis

Masjid Biru Soekarno dikelilingi simbol komunis
Masjid Biru Soekarno dikelilingi simbol komunis


Keahliannya dalam berpolitik dan bernegosiasi, menjadikan presiden pertama Indonesia Soekarno dikenal luas di dunia Internasional. Semangat membentuk pemerintahan yang merdeka dengan ideologi nasakom, membuatnya disegani para kolega. Maka tidak heran jika sederet penghargaan dan simbol kenangan lainnya dialamatkan kepada Soekarno, termasuk Masjid Biru Soekarno yang berada di pusat kota St Petersburg, Rusia.

Awalnya Masjid Biru Soekarno yang juga bernama central mosque atau masjid St Petersburg dibangun pada tahun 1910, setelah mendapat izin Tsar Rusia, Nicholas II. Lokasi Masjid Biru berada di seberang benteng Peter dan Paul. Tujuan pembangunan masjid sebagai tempat ibadah kepada 8.000 karyawan Muslim yang bekerja membangun kapal di galangan Sungai Neva. Umumnya mereka datang dari Dagestan, Kazakhstan, Tajikistan, dan Turkmenistan.

Karena runtuhnya kekaisaran Tsar Rusia oleh kekuatan komunis pada tahun 1917, menjadikan Masjid Biru tidak terawat. Rezim komunis yang menutup rapat pintu agama, menjadikan Masjid Biru ditinggalkan umat Islam. Bahkan pada tahun 1940, Masjid Biru beralih fungsi sebagai gudang medis oleh tentara komunis.

Dalam buku sahabat lama, era baru tulisan Tomi Lebang dikatakan, fungsi masjid berubah ketika pada tahun 1956, Soekarno bertemu dengan pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev untuk membicarakan isu internasional yang sedang panas saat itu, dan keberlanjutan hubungan bilateral Indonesia-Uni Soviet.

Namun sebelum acara perjamuan di Kremlin, Soekarno menyempatkan diri untuk melihat suasana kota St Petersburg. Soekarno takjub menyaksikan lanskap kota yang tidak kalah dengan kota-kota di Eropa semisal Paris. Banyak bangunan bersejarah dan cantik di St Petersburg, seperti istana musim panas Peterhof, istana musim dingin Heritage.

Saat melintasi jembatan kota Trinity Bridge, tiba-tiba pandangan Soekarno tertuju pada bayangan bangunan yang menyerupai masjid. Dari dalam mobil yang dinaikinya, Soekarno menaksir jika memang bangunan yang berkubah biru itu sebuah masjid, tidak kurang mampu menampung 3.000 jamaah.

Karena merasa penasaran, akhirnys Soekarno meminta untuk mengunjungi bangunan tersebut. Sesampainya di depan bangunan, begitu terkejut Soekarno mengetahui jika banguan tersebut adalah sebuah masjid yang dijadikan gudang oleh pemerintah komunis Uni Soviet.

Melihat kondisi masjid yang memprihatinkan, Soekarno memutuskan untuk membatalkan beberapa kunjungannya ke St Petersburg yang waktu itu masih bernama Leningrad. Dia lebih tertarik untuk mengupas sejarah dan seluk beluk masjid St Petersburg.

Setelah selesai mengunjungi masjid, Soekarno segera bertemu Nikita Kruschev dan menyampaikan protesnya terhadap kondisi Masjid St Petersburg. Soekarno kemudian meminta untuk mengembalikan fungsi masjid dan membebaskan umat Islam untuk menjalankan ibadah di masjid tersebut.

Setelah menyelesaikan urusannya di Uni Sovet, Soekarno bersama rombongan kemudian kembali ke Indonesia. Hanya 10 hari setelah kunjungan Presiden Soekarno, bangunan ini kembali menjadi masjid.

Kini, selain tempat ibadah, masjid St Petersburg juga menjadi pusat kegiatan bernuansa Islami Muslim kota St Petersburg. Atas jasa Presiden Soekarno yang mengembalikan fungsi masjid, penamaan masjid juga berganti menjadi Masjid Biru Soekarno.

Pada 2003 silam, Presiden Indonesia Megawati Soekarnoputri juga menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Biru dalam lawatannya ke negeri beruang merah itu. Megawati memberikan ukiran kayu surah Al-Fatihah yang berasal dari Indonesia untuk di tempatkan pada salah satu sudut masjid.

Tidak hanya Megawati, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan menyempatkan salat sunnah di Masjid Biru saat kunjungannya ke Rusia pada tahun 2006.


sumber :http://www.merdeka.com/ramadan/masjid-biru-soekarno-di-kelilingi-simbol-komunis.html
 

Empat karyawan Prancis dipecat karena berpuasa


Hubungan pejabat kebijakan di Prancis dan komunitas muslim kembali memanas kemarin setelah empat pelatih kemping musim panas dipecat karena berpuasa pada bulan Ramadan.

Kejadian serupa berturut-turut terjadi tahun lalu saat pemerintah memutuskan melarang pemakaian jilbab di negeri itu. Saat itu pemimpin komunitas muslim menentang peraturan yang didasarkan pada alasan bahwa puasa merusak kesehatan. 

Seperti dikutip The Times, keempat pegawai ini resmi dipecat awal puasa 20 Juli 2012 lalu di Geneviliers, pinggiran kota Perancis yang menjadi lokasi kemping musim panas di sebelah barat daya Prancis. 

Kejadian bermula saat keempat pelatih kemping menolak makan bersama anak-anak karena berpuasa. Mereka dinilai membahayakan keselamatan anak-anak karena tidak makan dan minum dari subuh hingga magrib. 

Meskipun keempat pekerja yang dipecat itu dibayar penuh selama menjadi pelatih kemping, mereka tetap berniat melaporkan kejadian ini ke serikat pekerja di Prancis. 

Asosiasi Hak Muslim di Perancis (CFCM) menyatakan keputusan pemerintah setempat sebagai serangan kebebasan beragama dan akan menuntut pemerintah Genevilliers karena bertindak diskriminatif.

"Ratusan juta orang di dunia bisa berpuasa tanpa harus mengorbankan pekerjaan dan karir mereka," kata dia. 

Walikota Genevillier Jacques Bourgoin membantah keputusan pemecatan pegawai tersebut karena alasan agama. 

"Mereka dipecat karena kontrak berakhir dan bisa membahayakan kesehatan anak-anak yang mereka jaga," kata dia. 

Kekurangan air karena berpuasa, kata dia, bisa menyebabkan menurunnya konsentrasi menjaga anak-anak, sehingga penjagaan kemping musim panas berlangsung aman. 

Penasehat walikota Genevilier Nicole Varet menyatakan keputusan memecat 4 pelatih kemping itu karena ada kejadian 3 tahun lalu, petugas kemping yang berpuasa mendadak sakit saat sedang menyetir dan mengakibatkan kecelakaan di mana seorang anak menderita luka serius. 
(tri)

Empat karyawan Prancis dipecat karena berpuasa


Puasa Ramadhan Di Kutub Utara | Muslim Manitoba


mesjid di kutub utara
Keadaan bumi di belahan kutub memang sangat fenomenal. ada banyak dari kita di Indonesia yang tidak mengetahui fenomena ini. Di kutub tidak mengenal kepastian siang dan malam dalam sehari. matahari datang dan pergi tidak seperti yang kita alami di Indonesia. Malam dikutub bisa terjadi selama 6 bulan secara terus menerus, begitu pula sebaliknya dengan siang.
Bagaimana puasa di daerah kutub?
matahari di kutub utara
Bahkan sepekan yang lalu telah terjadi kejadian langkah yang belum pernah terjadi selama ini di kutub utara. Munculnya matahari berada dibawah bulan demikian dekatnya. Sebuah momen yang mungkin tidak akan bisa disaksikan oleh seluruh manusia di bumi ini. Tampak sekali bulan begitu besar menanungi matahari yang muncul dengan lemah di sisi bawahnya.
Telah tiba bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan berkah dan ampunan Ilahi. Bagi umat muslim dunia, Ramadhan bukanlah bulan biasa. Ibadah di bulan Ramadhan bagaikan beribadah seribu bulan.
Ramadhan akan identik dengan Puasa. Menahan nafsu makan seharian penuh (Indonesia sekitar 13 jam). Sebagai umat yang taat tentunya semua muslim di dunia akan menyambut bulan ini dengan suka cita. Suasana religius tampak hampir di seluruh komunitas islam.
Pertanyaannya?.
  1. Bagaimanakah warga negara yang masuk dalam zona kutub melakukan puasa ramadhannya?
  2. Apakah mereka akan berpuasa seharian karena matahari tidak terbenam?
  3. atau mereka tidak harus berpuasa karena matahari tidak terbit-terbit?
Jawabannya:
Merujuk pada fatwa Majlis Fatwa Al-Azhar Al-Syarif, menentukan waktu berpuasa Ramadhan pada daerah-daerah yang tidak teratur masa siang dan malamnya, dilakukan dengan cara menyesuaikan/menyamakan waktunya dengan daerah dimana batas waktu siang dan malam setiap tahunnya tidak jauh berbeda (teratur). Sebagai contoh jika menyamakan dengan masyarakat mekkah yang berpuasa dari fajar sampai maghrib selama tiga belas jam perhari, maka mereka juga harus berpuasa selama itu.
Adapun untuk daerah yang samasekali tidak diketahui waktu fajar dan maghribnya, seperti daerah kutub (utara dan selatan), karena pergantian malam dan siang terjadi enam bulan sekali, maka waktu sahur dan berbuka juga menyesuaikan dengan daerah lain seperti diatas. Jika di Mekkah terbit fajar pada jam 04.30 dan maghrib pada jam 18.00, maka mereka juga harus memperhatikan waktu itu dalam memulai puasa atau ibadah wajib lainnya.
Fatwa ini didasarkan pada Hadis Nabi SAW menanggapi pertanyaan Sahabat tentang kewajiban shalat di daerah yang satu harinya menyamai seminggu atau sebulan atau bahkan setahun. “Wahai Rasul, bagaimana dengan daerah yang satu harinya (sehari-semalam) sama dengan satu tahun, apakah cukup dengan sekali shalat saja”. Rasul menjawab “tidak… tapi perkirakanlah sebagaimana kadarnya (pada hari-hari biasa)”. [HR. Muslim] Dan demikianlah halnya kewajban -kewajiaban yang lain seperti puasa, zakat dan haji.

Kutub Utara (Arctic) ada Masjid Berdiri Kokoh




muslim manitoba di kutub utara
muslim manitoba di kutub utara
Bagaimana rasanya hidup di Kutub Utara dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah karena Global Warming atau Pemanasan Global yang terjadi saat ini? Ajukan pertanyaan tersebut pada Mukum Sidikov, pengurus satu-satunya masjid di Kutub Utara. Saat ini, jumlah Muslim di Norilsk yang merupakan Kota paling utara di permukaan bumi , menurut Mukum Sidikov tidak kurang dari 50.000 jiwa dari 210.000 jumlah populasi yang ada di sana. Tapi sejak beberapa waktu lalu, antusiasme penduduk Muslim untuk datang ke Norilsk menurun, tidak seperti beberapa waktu sebelumnya.
Salah satu penyebabnya adalah, cuaca yang sangat buruk juga sangat mempengaruhi minat ke wilayah yang masuk bagian kutub utara ini. Akibatnya, populasi di Norilsk semakin menurun. Tidak saja kaum Muslim, tapi juga kaum lain. Bayangkan saja, cuaca di Norilsk bisa sangat dingin, sampai 50 derajat Celcius di bawah nol.

http://putrahermanto.wordpress.com/2010/08/24/muslim-manitoba-puasa-ramadhan-di-kutub-utara/

Hmmm... Di Korea, Puasa 3 Jam Lebih Lama Dibanding di Indonesia

Makin banyak tantangan disaat puasa, maka semakin tinggi pula kualitas puasa yang didapat. Jadi bersyukurlah bagi kamu yang sedang berpuasa, jika kamu mendapat tantangan yang banyak :). Ngomong-ngomong soal tantangan, ternyata tantangan warga muslim di Korea Selatan lebih banyak dibandingkan di Indonesia. Kok bisa? Warga muslim di Korea Selatan, merasa jika Ramadhan tahun ini  lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini akibat ramadhan tahun ini berketepatan dengan puncak musim panas di Korea Selatan.



 Cuaca yang panas memang menjadi sebuah tantangan bagi orang yang tengah berpuasa, karena bila terkena panas, tubuh akan mengeluarkan cairan tubuh yang dapat mengakibatkan Kita dehidrasi serta kehausan. Tak sebatas karena cuaca yang panas, tantangan masyarakat muslim di Korea Selatan  juga terletak pada waktu puasa yang lebih lama yaitu 16 jam lebih. waktu Imsyak sekitar pukul 3 waktu Korsel, dan waktu berbuka puasa sekitar pukul 8 malam waktu Korsel. Wah  jika dibandingkan, Indonesia hanya butuh 13-14 jam  dalam menjalankan ibadah puasa. Nah, beruntunglah bagi kamu umat muslim yang menjalankan ibadah puasa di Indonesia karena memiliki waktu 2-3  jam lebih cepat di Banding negara asal girlband SNSD itu. Jadi, sebelum mengeluh, ingat dulu tantangan warga muslim di Korea Selatan atau di negara lainnya. :)
Di Korea, Puasa 3 Jam Lebih Lama Dibanding di Indonesia

Read more at http://uniqpost.com/43976/di-korea-puasa-3-jam-lebih-lama-dibanding-di-indonesia/

Manfaat Mengonsumsi Buah di Bulan Puasa

Puasa penuh energi umumnya terjadi di pekan-pekan pertama Ramadhan. Kondisi tubuh biasanya masih fit saat itu. Memasuki pekan berikutnya gangguan ketahanan tubuh mulai tampak. Bibir kering, tubuh lemas, hingga rasa kantuk yang berkepanjangan.

Perubahan pola makan, menurut pakar gizi Dr Samuel Oetoro SpGK, menjadi penyebabnya. Penurunan frekuensi makan dan minum (dari biasanya tiga kali sehari jadi dua kali, sahur dan buka) menyebabkan metabolisme tubuh berkurang. Akibatnya tubuh kekurangan pasokan untuk menghasilkan energi.

Padahal puasa penuh manfaat bagi tubuh. Puasa membantu organ cerna tubuh beristirahat. Fungsi lainnya adalah membantu proses regenerasi sel, mengendalikan gula darah, lemak darah, mengurangi radikal bebas, serta detoksifikasi. Namun, pemilihan makanan yang tidak tepat justru membuat puasa sia-sia.

Sepuluh porsi
Pakar gizi dari Semanggi Specialist Clinic itu mengatakan, bugar selama berpuasa sesungguhnya bukan hal yang sulit. Kendati puasa mengakibatkan perubahan pola makan dan minum, bukan berarti puasa sama dengan mengurangi asupan gizi harian. Idealnya, selama puasa laki-laki tetap membutuhkan 1.800 hingga 2.500 kalori per hari. Sementara perempuan 1.500 sampai 2.000 kalori setiap harinya.

Karena itu, meski berpuasa manusia disarankan tetap melahap sayur dan buah delapan sampai 10 porsi setiap hari. `'Selain sebagai sumber vitamin dan mineral, buah kaya serat,'' terang Samuel. Serat, terutama di bagian kulit buah, sanggup menunda lebih lama datangnya rasa lapar. Makanan berserat bermanfaat bagi proses penyerapan glukosa yang lebih lambat dan tidak merangsang peningkatan insulin. Maksudnya serat berfungsi membakar energi lebih perlahan namun stabil.

''Berhubung tubuh membutuhkan serat tinggi, buah segar paling baik dimakan ketika sahur,'' ujar Samuel, pada acara 'Sehat di Bulan Ramadhan' yang diselenggarakan Buavita dan Celebrity Fitness. Konsumsi buah segar 15 hingga 30 menit setelah makan besar. Apel, pir, jeruk, jambu, hanya sebagian dari contoh buah kaya serat. Samuel memastikan Anda tidak akan jatuh mulas gara-gara menyantap buah di pagi hari sebelum Subuh. ''Pilih buah yang tidak asam, saya jamin nggak bakal sakit perut,'' tuturnya.

Inilah Manfaat Mengonsumsi Buah di Bulan Puasa
Buah-buahan Indonesia

Konsumsi buah kemudian berlanjut pada saat buka puasa. Bedanya, Samuel menyarankan, buah yang sudah dibuat jus sebagai hidangan untuk saat berbuka. Buah seperti apel, jambu, semangka, serta jeruk cocok dijadikan jus. Kandungan airnya yang tinggi membuat glukosa buah lebih mudah diserap tubuh yang baru terisi makanan.

Namun, ingatlah. Jangan terlalu banyak menambahkan gula saat memblender buah. Samuel mengatakan, buah sudah cukup baik dinikmati tanpa gula. Seandainya masih butuh pemanis tambahkan gula sedikit saja. Perhatikan pula variasi konsumsi buah dan sayur. Keragaman sangat penting karena tidak ada satu buah dan sayur yang memiliki komposisi nutrisi lengkap.

Bagi dewasa
Rumus itu namun hanya berlaku penuh bagi orang dewasa. Anak-anak, kata Samuel, punya aturan yang lebih longgar. ''Anak-anak nggak harus 10 macam buah dan sayur, yang penting anak harus terbiasa dengan itu supaya terbawa hingga dewasa,'' paparnya.

Penyebab kelonggaran itu adalah metabolisme anak-anak yang tergolong optimal. Berbeda, misalnya, dengan dewasa terutama mereka yang sudah di atas 30 tahun.

Orang dewasa, menurut Samuel, bisa saja 'menikmati' kelonggaran menyantap makanan yang tergolong tidak baik bagi tubuh. Toleransi itu sebagai berikut: Jalani lima hari dalam sepekan dengan aturan makan yang baik bagi tubuh. ''Sisanya bolehlah agak dilonggarkan,'' katanya.

Sedang untuk anak-anak dan remaja aturan itu bisa dibalik. Beri asupan makanan baik bagi tubuh lima hingga tiga hari yang ketat dan empat hari yang longgar.

Selain itu, perbanyak makanan yang tidak mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan lemak terhidrogenasi (contohnya margarin). Hindari diet tinggi daging. Ganti konsumsi daging dengan ikan. Hindari kopi. Dan, jangan lupa meminum delapan gelas air putih setiap hari.

http://ramadhan.republika.co.id/berita/ramadhan/shaum-sehat/12/07/22/m7jwi2-inilah-manfaat-mengonsumsi-buah-di-bulan-puasa

Muslim AS: Tolak Kurma Israel!


Muslim AS: Tolak Kurma Israel!
Boikot kurma Israel/ilustrasi
Penolakan terhadap kurma Israel tidak hanya terjadi di Timur Tengah. Di AS, komunitas muslim meluncurkan kampanye nasional guna memboikot produk kurma Israel.
Organisasi Muslim Amerika untuk Palestina (AMP) memulai kampanye bertajuk "Ramadhan Dengan Kurma Keadilan" itu. "Sayangnya, banyak Muslim AS yang tidak sadar telah mengkonsumsi kurma produk Israel. Kurma yang ditanam Israel di tanah-tahah Tepi Barat yang direbut dari Palestina," papar Direktur Program Nasional AMP, Awad Hamdan kepada Alarabiya.net, Kamis (26/7).

Awad mengatakan kampanye ini bertujuan untuk menginformasikan Muslim AS terkait cara mengetahui produk Israel. Menurutnya, informasi ini sangat penting guna menjaga perasaan warga Palestina yang menderita akibat tindakan Israel tersebut.  "Ramadhan merupakan momen yang tepat. Sebab, sebagian keluarga muslim  biasa membeli kurma saat Ramadhan untuk sajian berbuka," kata dia.
Dalam kampanye itu, AMP mengingatkan konsumen untuk berhenti membeli kurma dengan merek Jordan River, Yordan River  Bio-Tops dan Salomo King. "Ada baiknya, muslim AS membeli kurma yang diproduksi di California dan Arizona ketimbang kurma produksi Israel," kata Awad.
Menurut harian Haaretz Israel, produksi kurma itu diketahui mengeksploitasi buruh dan praktik kerja yang dipertanyakan. Mereka juga melaporkan, pekerja anak dipaksa untuk tinggal di kebun selama sembilan jam di bawa teriknya matahari. "Pemilik telah melakukan diskriminasi terhadap pekerja Palestina dengan membayar upah lebih rendah ketimbang pekerja Israel," tulis Haaretz.
Pemilik toko kelontong, dan juga pendukung kampanye, Jamil Morrar mengatakan keterlibatannya dalam kampanye karena dirinya sudah bertekad untuk tidak pernah menjual produk-produk Israel. "Ketika pelanggan bertanya soal itu, mereka lantas mengerti dan memahaminya," papar dia.
http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/07/26/m7rcx8-muslim-as-tolak-kurma-israel

Lima Aplikasi Ramadhan Pilihan untuk BlackBerry

Headline
lima aplikasi pilihan untuk menemani ibadah puasa Anda para pengguna BlackBerry. Semua aplikasi ini dapat Anda unduh langsung di BlackBerry App World secara gratis.
1. Hijri Calendar
Masih suka bingung dengan penanggalan Islam atau kalender Hijriah? Dengan aplikasi ini Anda sudah tidak perlu dipusingkan lagi. Di aplikasi 'Hijri Calendar' ini Anda juga dapat temukan hari-hari besar yang dirayakan umat Muslim dunia.
2. Ramadan Recipes
Aplikasi ini cocok bagi ibu-ibu atau remaja putri yang kerap menyediakan santap sahur dan hidangan berbuka puasa bagi keluarganya. Aplikasi ini menyajikan resep masakan berbeda selama 30 hari berpuasa.
3. Holy Qur'an
Melalui aplikasi ini, Anda bisa mengakses Al Qur'an secara digital di perangkat Blackberry Anda dalam bahasa Arab, Urdu dan Inggris. Aplikasi yang baru saja dirilis pada 17 Juli silam ini kompatibel dengan OS 5.0 ke atas.
4. Salat
Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi menunjukan waktu salat. Dengan aplikasi sSalat', Anda seakan memiliki asisten pribadi, karena aplikasi ini akan menyesuaikan waktu salat berdasarkan lokasi Anda berada melalui sistem GPS yang terpasang di BlackBerry Anda.
5. Islamic Puzzle
Seraya menanti waktu berbuka puasa, Anda dapat bermain game di sini. Aplikasi ini menampilkan game puzzle yang terdiri dari berbagai gambar masjid megah dan terkenal di seluruh dunia. 

sumber

Muslim Korea Selatan Hanya Punya Satu Masjid


ANAK muda di Indonesia pasti mengenal semua artis yang ada di Korea, mulai dari aktor film bahkan penyanyi. Dari yang solo sampai yang bergerombol, dengan jumlah personil yang overload agaknya.
Tapi bagaimana dengan kaum muslim disana? Pasti tidak banyak yang tahu dengan keadaan saudara kita disana.
Sinar yang terpancar dari wajah mereka, menandakan keimanan yang teguh kepada Rabb semesta alam.
Sinar ini datang dari sebuah komunitas Muslim di Korea Selatan, mereka berjuang untuk mengatasi tantangan yang berasal dari berbagai media yang stereotip, memandang negatif dan sebelah mata.
“Ada wajah Islam yang sebenarnya, tetapi tidak terlihat di media,” kata Shariq Saeed, warga Pakistan yang tinggal di Seoul selama sembilan tahun, kepada Korea Times pada Jumat (13/4).
“Wajah Islam yang sebenarnya terlihat di sekitar, sesama saudara saling berbagi dengan damai.”
Setiap Jumat sore, Saeed adalah salah satu jamaah yang menjawab panggilan adzan yang mengalun lembut dari Masjid Pusat Seoul.
Masjid Pusat Seoul merupakan masjid terbesar di Korea, dibangun pada tahun 1974 dengan dukungan dari Arab Saudi.
Masjid dengan cat putih, diapit oleh menara kembar, membuat bangunan lebih menonjol di grayness Seoul dengan bagian luar masjid yang dihiasi oleh tulisan Arab nan anggun.
Komunitas Muslim Seoul menggambarkan keragaman Islam.
Komunitas ini terbentuk di sekitar Masjid Pusat Seoul yang terdiri dari jamaah dari Timur Tengah, Asia Selatan dan Tenggara, serta Afrika.
Meskipun hidup damai selama bertahun-tahun di Korea, komunitas Muslim mengeluhkan stereotip yang mereka hadapi dalam penggambaran mereka di media, yang mempengaruhi cara mereka diperlakukan dalam masyarakat.
“Media menunjukkan bahwa Muslim itu miskin dan kerjanya hanya berkelahi satu sama lain, padahal itu salah besar,” kata Mohd Fakrul, siswa pertukaran dari Malaysia.
“Terkadang ketika saya memberitahu orang-orang di sekitar bahwa saya seorang Muslim, gelagat mereka agak ‘aneh’ seperti ketakutan atau bahkan mencemooh.”
Di masjid, Fakrul mengatakan bahwa komunitas Muslim yang beragam mencerminkan sifat sejati Agama Islam, persaudaraan yang terjalin erat.
Namun menurutnya, mencari tempat untuk shalat di Seoul merupakan tantangan yang besar dihadapi kaum Muslim.
“Di Malaysia kami punya banyak masjid, tapi di Seoul hanya ada satu masjid,” kata Fakrul.
“Saat waktu dzuhur tiba, kami kesulitan mencari tempat yang tepat untuk sholat,” sambungnya.
Lain lagi dengan Ammar, yang juga berasal dari Malaysia.
“Di sini saya merasa lebih berkewajiban untuk memenuhi kewajiban saya sebagai seorang Muslim, dan jika saya bertemu orang non muslim saya dapat berbagi informasi tentang Islam dengan mereka,” tuturnya.
Jeon Seung-joon, seorang Muslim Korea yang menemukan Islam di Irlandia, mengatakan bahwa makanan halal menjadi tantangan lain bagi kaum minoritas.
“Saya sulit mendapatkan makanan, karena saya suka daging tapi hanya bisa makan produk halal,” tuturnya.
Menurut Korea Muslim Federation (KMF), didirikan pada 1967, ada sekitar 120.000 sampai 130.000 Muslim yang tinggal di Korea Selatan, baik pribumi maupun orang asing.
Mayoritas penduduk terdiri dari pekerja migran asal Pakistan dan Bangladesh.
Jumlah Muslim asli Korea diperkirakan mencapai sekitar 45.000.
Subhanalloh, Allah akan terus menggerakkan hati-hati kita untuk terus bersama menyongsong kebangkitan Islam. Mari perbaiki diri kita, mulai dari yang paling kecil dan saat ini juga. 


source

Sumanto Kanibal Buka Puasa dengan Daging


foto









Sumanto, 23 Januari 2003. Dok.TEMPO/ Rommy Fibri

Sumanto sang kanibal ternyata masih gemar daging. Selama Ramadan ini, Sumanto selalu minta daging dalam berbagai olahan sebagai hidangan berbuka puasa.

Salah seorang pimpinan Rumah Sakit Rehabilitasi Mental Bungkanel Purbalingga, Supono Mustajab, Rabu, 25 Juli 2012, mengatakan, sejak awal Ramadan, Sumanto selalu berpuasa penuh hingga beduk magrib. Saat magrib tiba, Sumanto selalu minta lauk daging untuk berbuka.

Tahun lalu saja, kata Supono, saat Lebaran, Sumanto mampu melahap 60 tusuk sate dalam sekali makan. Bedanya, kali ini Sumanto makan daging kambing, bukan lagi daging manusia. “Dagingnya juga matang, kok, yang mentah sudah tidak doyan,” ujar Supono sambil tertawa.

Tapi, Supono mengakui, kalau boleh memilih, Sumanto lebih senang sate setengah matang ketimbang opor ayam atau semur daging sapi. Biasanya, dia makan sate kambing dengan ketupat dan kecap manis.

Sumanto dikenal sebagai kanibal asal Purbalingga, Jawa Tengah. Pada 2003, pria berusia 40 tahun ini mencuri mayat nenek bernama Mbah Rinah, lalu memakan daging jenazah itu. Kepada polisi, Sumanto mengaku dirinya sedang memperdalam ilmu di bawah bimbingan seorang ''guru''. Dengan memakan mayat, kata Sumanto, badannya akan menjadi kebal, tak terluka oleh goresan senjata, dan mendapat ketenangan batin.

Sumanto dihukum penjara lima tahun. Namun, setelah beberapa kali mendapat remisi, Sumanto dibebaskan pada 24 Oktober 2006, bertepatan dengan Idul Fitri. Ia saat ini berada di Rumah Sakit Mental Bungkanel, Purbalingga.

source

Kunci tetap Sehat dan Langsing selama Puasa

BANYAK yang beranggapan bahwa puasa merupakan salah satu metode diet yang paling ampuh. Faktanya, tidak sedikit orang yang justru berat badannya bertambah meski telah berpuasa.

Bukan tanpa alasan, kenaikan berat badan justru biasanya didapat dari pola makan yang seenaknya, meski siang harinya telah berpuasa.

Misalnya, banyak yang seringkali justru menumpuk makanan saat malam tiba. Biasanya kebanyakan orang justru memiliki makan berat setelah melaksanakan Tarawih.

Hal tersebut tidaklah salah, namun kebiasaan tersebut justru keliru jika Anda langsung tidur sesaat setelah makan besar. Ada baiknya, setelah makan malam, Anda lakukan sedikit aktivitas ringan. Dikhawatirkan, tidur setelah makan besar, akan memicu timbunan lemak dalam perut yang pada akhirnya justru tidak sehat dan membuat badan Anda akan bertambah gemuk.

Tidak lepas sampai di situ, pemilihan beragam es buah dengan kuah susu dan air gula justru menjadi incaran saat berbuka puasa. Meski menghilangkan dahaga, es campur dan sejenisnya hanya mengurangi rasa haus sementara. Sebaiknya, tetaplah untuk cukupi asupan air putih selama rentang waktu berbuka hingga batas akhir sahur tiba.

Mengonsumsi air putih yang sesuai akan mencegah Anda dehidrasi berlebih pada siang hari. Selain itu juga membuat kulit tetap lembap dan cerah. Kemudian, berpuasa bukan alasan untuk tidak berolahraga. Anda bisa mengatur waktu untuk melakukan latihan.

Olahraga saat puasa bisa dilakukan dalam beberapa pilihan waktu. Pertama, Anda bisa berolahraga satu hingga dua jam sebelum saat berbuka tiba. Kedua, Anda juga melakukan latihan setelah berbuka, sebelum makan besar. Pilihlah jenis olahraga dengan intensitas yang ringan hingga sedang seperti bersepeda, jalan cepat, berlari atau yoga



sumber

Hukum Seputar Wanita di Bulan Ramadhan


Hukum Seputar Wanita di Bulan Ramadhan

Penulis: Ummu Hamzah
Muroja’ah: Ust. Abu ‘Ukkasyah Aris Munandar

Bulan yang ditunggu-tunggu sebentar lagi akan datang. Semangat berpuasa akan semakin terbimbing saat kita mengetahui amalan yang kita lakukan tersebut memiliki dalil penuntun sebagai salah satu syarat diterimanya puasa tersebut oleh Allah. Sehingga, puasa akan menjadi bernilai ibadah dan bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja.

Puasa Ramadhan merupakan amalan yang Allah Ta’ala wajibkan bagi kaum muslimin dalam firmanNya:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al Baqarah: 183)

Lebih khusus lagi, puasa Ramadhan diwajibkan kepada muslim yang baligh, berakal, dan mukim (tidak sedang bersafar) sebagaimana sabda Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam: “Pena (pencatatan amal) diangkat dari tiga jenis manusia (yakni) orang yang gila hingga sadar kembali, orang yang tidur hingga bangun kembali, dan anak-anak hingga dia dewasa” (Shohih, riwayat Ahmad dan Nasa’i) dan dalam firman Allah Ta’ala,

“Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (Al Baqarah: 184)

Bagi seorang wanita yang akan berpuasa, ditambahkan syarat suci dari haid dan nifas, yang disimpulkan dari perkataan Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam saat beliau shallallaahu’alaihi wa sallam menjelaskan mengenai kurangnya agama seorang wanita: “Bukankah wanita itu jika sedang haid dia tidak sholat dan tidak berpuasa?” (Shohih, Riwayat Bukhori)

Seorang wanita memiliki alasan-alasan khusus yang membolehkannya untuk tidak berpuasa wajib, antara lain:

1. Haid

Seorang wanita yang haid dan nifas dilarang untuk melakukan puasa berdalil dengan hadits Abu Sa’id al Khudriy -radhiyallaahu’anhu-, bahwasanya Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam: “Bukankah wanita itu jika sedang haid dia tidak sholat dan tidak berpuasa? Itulah kekurangan agamanya.” (Shohih, Riwayat Bukhori)

Di balik segala sesuatu pasti ada hikmahnya, meskipun kita tidak mampu membuka tabir hikmah tersebut. Lalu, apa hikmah dilarangnya seorang wanita yang mengalami haid untuk tidak berpuasa? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullaah berkata dalam Majmu’ Fatawa-nya: “Haid menyebabkan keluarnya darah. Wanita yang sudah mendapat haid dapat berpuasa di selain saat-saat merahnya yaitu dalam kondisi tidak keluar darah (tidak haid). Karena puasa pada waktu itu adalah puasa dalam kondisi fisik yang seimbang dimana darah, yang merupakan inti kekuatan tubuh, tidak keluar. Puasanya di saat haid akan menguras darah sehingga berdampak pada menurun dan melemahnya tubuhnya dan puasanya pun tidak pada kondisi fisik yang seimbang. Oleh karena itu, wanita diperintahkan untuk berpuasa di luar waktu-waktu haidnya.”

Wanita haid tersebut wajib meng-qadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya pada hari yang lain di luar bulan Ramadhan, berdasarkan hadits dari ‘Aisyah -radhiyallaahu’anha- : “Kami mengalami haid di masa Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam, maka kami diperintahkan untuk meng-qadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk meng-qadha’ sholat.” (Shohih, dalam Shohih Jami’ no. 3514)

Qadha’ boleh ditunda karena adanya udzur (alasan). Akan tetapi, hendaknya tidak menunda qadha’ tanpa udzur hingga masuk bulan Sya’ban atau justru beberapa hari sebelum Ramadhan tiba karena hal tersebut justru akan memberatkan fisik kita dalam persiapan bulan Ramadhan. Apalagi lingkungan kita yang umumnya penuh godaan, seperti banyaknya warung makan yang buka.

Sebagaimana keadaan orang yang junub, seorang wanita yang suci dari haid sebelum fajar namun baru mandi setelah terbit fajar maka sah puasanya. Sah juga jika wanita tersebut mendapatkan haid setelah tenggelamnya matahari meskipun ia belum sempat untuk berbuka puasa.

Jika seorang wanita suci di tengah hari bulan Ramadhan, maka diperbolehkan untuk makan dan minum. Namun, untuk menghormati orang lain yang sedang berpuasa hendaknya ia tidak makan dan minum secara terang-terangan di antara orang yang berpuasa.

Terkadang, seorang wanita dapat mengeluarkan darah, namun bukan darah yang menjadi kebiasaan wanita tersebut. Keadaan tersebut dinamakan dengan darah istihadhoh. Pada keadaan ini, wanita tersebut tidak memiliki alasan untuk tidak berpuasa sebagaimana wanita haid. Artinya, ia tetap harus melaksanakan sholat dan puasa. Hukum istihadhoh seperti halnya keadaan wanita dalam keadaan suci kecuali pada beberapa masalah saja. (Akan datang pembahasannya, insya Allaah).

2. Wanita Hamil dan Menyusui

Bagi wanita yang hamil, jika khawatir akan membahayakan dirinya atau bayinya, maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Begitu juga dengan wanita yang sedang menyusui, apalagi jika tidak dapat mencari pengganti wanita lain yang dapat menyusui bayinya. Maka, wanita yang mengalami dua keadaan tersebut, menurut pendapat yang lebih kuat, adalah wajib baginya untuk membayar fidyah yaitu memberi makan orang miskin sebanyak hari yang dia tinggalkan, tanpa perlu meng-qadha’ puasanya, sebagaimana fidyah bagi orang yang telah renta (Al Wajiz, hal. 199)

Fidyah yang harus diberikan berupa makanan pokok negeri tersebut, misalnya beras atau roti, sebanyak 0,5 sha’ (500 gram) makanan untuk selain burr jayyid (tepung yang sangat halus). Adapun burr jayyid, ditentukan sebesar 0,25 sha’ (510 gram). Bisa juga diberikan bersama lauk pauknya. Fidyah tersebut bisa diberikan dengan cara mengumpulkan fakir miskin sebanyak hari yang ditinggalkan atau memberikannya secara terpisah (sendiri-sendiri), yaitu setiap satu orang miskin hanya berhak mendapat jatah satu kali fidyah. (Fushul fi Ash Shiyam, hal. 9). Yang perlu diperhatikan dalam hal ini, fidyah tidak bisa digantikan dengan dengan uang senilai 0,5 sha’ makanan pokok, sebagaimana yang lazim dipahami oleh sebagian orang, karena lafadz dalil adalah “memberi makanan”, bukan “memberi uang”.

Yang perlu menjadi perhatian dari seluruh penjelasan di atas bahwa jika seseorang yang masih memiliki hutang puasa namun ia belum meng-qadha’ puasa pada Ramadhan yang lalu hingga datang bulan Ramadhan berikutnya, maka ia harus meng-qadha’ puasanya tersebut dan membayar fidyah sebanyak hari yang ia tinggalkan. Hal ini sebagaimana difatwakan oleh beberapa shahabat seperti Abu Hurairah dan ‘Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallaahu’anhuma.

Selain itu, seorang wanita tidak diperbolehkan untuk berpuasa sunnah kecuali dengan seijin suaminya. Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata: bahwasanya Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal seorang wanita berpuasa sedang suaminya berada di rumahnya kecuali dengan seizinnya.” (Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim). Pada riwayat lain: “kecuali Ramadhan.” (Hadits Riwayat Ahmad dan Abu Daud). Allahu a’lam bi showwab.

Rujukan (maraji’):

Al Wajiz fi Fiqhi as Sunnah wal Kitaabi al’Aziis, Dr. ‘Abdul ‘Adhim BadawiFushul fi ash Shiyam wa at Tarawihwa az Zakat, Syaikh Muhammad bin Sholih al ‘UtsaiminMinhajul Muslim, Abu Bakr Jabir al JazairyTanbihat ‘ala Ahkami Takhtashu bil Mu’minaat (Terj. Sentuhan Nilai Kefikihan untuk Wanita Beriman), Syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdullah al Fauza ‘Umdatul Ahkam, rekaman dauroh, Ustadz Abu Ukasyah

Artikel www.muslimah.or.id


Menu Buka Puasa di Berbagai Negara


  • India

Lebih dari 130 juta Muslim tinggal di India, sehingga Ramadhan adalah suatu hal yang besar, terutama di daerah-daerah tertentu. Di utara kota Hyderabad, menu berbuka adalah makanan khas yaitu Hyderabad Haleem . Ini varian dari bubur gandum tradisional dengan citarasa pedas,gurih, biasanya disajikan dengan daging domba. Mantap..!!

  • Turki

Sujuk

Ramadhan di Turki disambut dengan kegembiraan besar dan hidangan buka puasa memainkan peran besar dalam hal ini. Di kota-kota besar seperti Istanbul semua restoran menawarkan penawaran khusus dan menetapkan menu untuk buka puasa. Sebagian besar menawarkan menu set, dimulai dengan sup atau appetizer Plater disebut "Iftariye". Ini terdiri dari kurma, zaitun, keju, pastฤฑrma, sujuk, Roti Pide (yang merupakan roti khusus yang hanya dipanggang selama Ramadan) dan berbagai kue-kue yang disebut "bรถrek".

bรถrek

Hidangan utama terdiri dari berbagai makanan Turki, terutama Makanan Tradisional Ottoman. Pencuci mulut terkenal yang disebut "gรผllaรง" yang terbuat dari air mawar, disajikan di sebagian besar tempat.

gรผllaรง


  • Lebanon

Di Lebanon, Mezze, termasuk tabbouleh dan houmous, semua cukup akrab sebagai menu berbuka puasa, seperti halnya berbagai macam daging panggang.

  • Bangladesh
Berbagai Jenis Hidang Berbuka Khas Bangladesh

Di Bangladesh, berbagai macam makanan hidangan tersaji saat berbuka. Beberapa menu umum dari masakan Bangladesh termasuk Piyaju , Beguni, Jilapi, Muri, Halim, tanggal, samosa, Dal Puri, Chola , dan berbagai jenis buah-buahan seperti semangka menjadi hidangan berbuka.

Rooh Afza Rasa Mint
Minuman seperti Rooh Afza dengan berbagai cita rasa dan serbet lemon adalah menu populer berbuka di seluruh negeri

  • Pakistan
Tidak ada berbuka puasa di Pakistan tanpa samosa. Bahkan, selama bulan Ramadhan, warung samosa bertebaran di seluruh negeri yang menjual versi pedas dari makanan lezat berbentuk segitiga ini.

  • Mesir
'Tidak ada' Ramadhan di Mesir tanpa adanya menu berbuka sehat macam medames. Meskipun ini adalah makanan utama berbuka, namun ada juga menu lainnya yang turut menyemarakkan, seperti molokheya yang dibuat dari ayam dan nasi.

  • Yordania
Mansaf
Mansaf adalah hidangan nasional Yordania. Terdiri dari daging domba yang dibumbui dengan rempah-rempah.

Qatayef
Sedangkan Qatayif adalah pancake lezat rasa kayu manis diisi dengan kenari dan gula dan dimakan dengan sirup madu.

  • Malaysia
Nasi Lemak
Seperti biasa, umat Islam Malaysia berbuka dengan makanan kering atau kurma segar. Ada berbagai makanan khas masakan Malaysia tersedia dalam Bazaar Ramadhan (pasar makanan lokal yang buka selama bulan puasa) seperti air tebu, nasi lemak, laksa, percek ayam, nasi ayam, sate dan lain-lain.

  • Indonesia
Kolak
Yang ini sih pasti udah pada tahu. Betul..apalagi kalau bukan Kolak? Kolak jadi menu khas berbuka puasa di Indonesia. Kuah dibuat dari bahan santan dan gula, yang isinya bisa berupa pisang, singkong, ubi atau campuran dari ketiganya. Ada juga yang menambahkan dengan pacar cina.

Minuman segar macam cendol atau dawet juga akrab sebagai menu berbuka.



sumber

 
Tahukah Kamu »